Posts

Showing posts with the label ceritahikmah

Kalau Besok Kiamat, Mau Belanja Apa?

Image
Suatu pagi, anak-anak belum pada bangun, sambil nyapu dan suami lagi di depan laptop, terjadilah percakapan seperti ini. U: "Beb, aku ambil mobil ya? kredit gitu, syariah... Kan nanti bisa untuk dakwah, kalau temen2 butuh mobil" A: "Sekarang mah udah ga jaman punya mobil sayang kan udah banyak Grab" U: " Iya sih, tapi kan kalau perginya jauh, agak susah"  A: "Wah, benua Antartika suhunya 25 derajat, mencapai suhu tertinggi" U: "waduh 25 derajat?" A: "Iya ni berita di CNN" U: "Kiamat udah deket banget ya berarti" A: "Ga jadi kredit mobil deh, kalau besok kiamat percuma itu mobil hancur juga" Saya langsung hanyut dalam perenungan Hari Kiamat, masih terngiang bagaimana Allah dengan ringannya mengangkat mobil dan motor bertumpukan pada banjir Januari kemarin, hancur dalam beberapa menit saja. Kalau besok Kiamat, apa gunanya lagi beli mobil sekarang, apalagi dengan cara berhutang. Mungkin ma...

Think Globally, Act Locally (versi emak-emak)

Image
"mulai sekarang kita ga pake tisu dirumah ya bi" "gerakan baru lagi? tunggu catet dulu. geeraakan taanpa tiisu" "idih dicatet? sejak kapan?" "kemaren-kemaren kan sempet gerakan tanpa setrika, gerakan popok kain, gerakan tas belanja, gerakan belanja dipasar dan warung, gerakan baking soda, gerakan kotak makan..." "jiaah" Sejak pemerintah meluncurkan aturan plastik berbayar, mulai kepikiran aksi-aksi serupa. Perubahannya mulai yang kecil-kecil dulu dan bisa dilakukan dengan santai dan menyenangkan. Khususnya untuk busui seperti saya yang harus terjaga moodnya (kode), karena kalau yang mengurus rumah tangga ini stress, bisa kebakaran satu rumah, belum lagi merembet apinya kerumah lain (agak dramatisir ya). Namun aksi-aksi yang mau dibilang go green ini tak selamanya bertahan dan lancar. Diantara yang tidak bertahan adalah penggunaan popok kain (clodi) dan gerakan tanpa setrika. Clodi sudah berhasil dibeli sejumlah setengah lusin sebe...

Suka-suka si Bayi

Image
Pemberian nutrisi hamil dan menyusui hampir sama, vitamin sebagian besar dari HPAI, resep dari RS ga diambil, vaksin juga sama-sama ngga ambil. Proses lahiran sama, hanya beda tempat. ASI pun sama, eksklusif 6 bulan, mpasi seperlunya. Stimulasi lain-lain ya hampir sama juga. Apa yang beda? ternyata tumbuh kembangnya sangat berbeda antara lifa dan lyan. Di usia 11 bulan ini Lyan mulai 5 langkah berjalan. Lain dengan kakanya dulu, baru bisa berjalan pada usia 16 bulan, lebih lambat dari kawan-kawan seusianya di sekitar rumah. Tentu ini menjadi omongan yang tidak enak saat itu, karena mungkin berhubungan juga dengan pilihan-pilihan saya yang dianggap 'asing' :D Subhanallah ya, setiap anak itu memang unik, ibarat kata "terserah dia mw tengkurep kapan, jalan kapan..." . Yang penting kita senantiasa berusaha memenuhi hak-hak nya dengan baik sesuai kehendak-Nya. Mau selalu belajar untuk sang buah hati. Karena obat keraguan adalah ilmu dan ta'awudz. Untuk para new mom ...

Kelainan Wajah yang Membuat Manis

Image
Apa sebabnya ketika kedua orang tua tak ada yang memiliki lesung pipi, tapi anaknya mempunyai lesung pipi? Pertanyaan itu muncul dalam benak saya ketika si ade punya lesung pipi sebelah kiri. Sedangkan kami tidak ada riwayat lesung pipi. Mungkinkah anak itu adalah anak pungut, adopsi, atau anak tertukar? Aak ini rasanya sudah terlalu berlebihan :D. Saya yakin Lyan  anak kandung saya, tidak tertukar, waktu itu di bidan hanya saya lho yang sedang lahiran, ga ada yang lain. Iseng cari-cari artikel,  dapatnya begini; Seorang Dokter ahli dalam bedah plastik yang bernama Dr. Joel Pessa mempunyai sebuah teori mengenai fenomena arti lesung pipi di wajah. Dalam buku kedokteran yang dibuatnya tahun 1998 silam dengan judul “The Anatomy of the Cheek Dimple”, dia menerangkan kalau lesung pipi dapat ditimbulkan karena adanya OTOT ZYGOMATICUS yang utama telah terkena CACAT. Otot zygomaticus yang utama memiliki ukuran yang jauh lebih pendek dibandingkan ukuran sewajarnya. Tidak menutup kemu...

Utama yang Terabaikan (Bersiwak)

Image
Dulu saat masih kuliah dan ngajar, suka rajin bawa sabun muka, dipakainya ketika mau shalat, sebelum wudhu. Padahal, sebelum shalat, sunnahnya itu membersihkan mulut lho alias bersiwak. Kayaknya si saya tau deh haditsnya, tapi kenapa saya lebih mengutamakan sabun muka ya? dental care malah ga pernah bawa. Ibarat pepatah "sabun muka wajib bawa, sikat gigi dibawa bila perlu". Gagal Paham ini namanya :D Begini haditsnya, Dari Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Seandainya tidak memberatkan umatku, sungguh aku akan memerintahkan mereka bersiwak setiap kali berwudhu.” (HR. Bukhori) Dari Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya tidak memberatkan umatku, sungguh aku akan memerintahkan mereka bersiwak  setiap hendak menunaikan shalat.” (HR. Bukhari). Pemilihan pasta gigi juga tentu harus yang halal, karena sangat bes...

Pasar Tradisional dan Bioskop

Setiap orang bisa berubah, kata salah satu trainer, "ada 3 alasan seseorang berubah: 1. karena belajar 2. karena pengalaman buru 3. *lupaa :D (ada yg tau?) semoga kita berubah bukan karena keseringan dapet pengalaman buruk ya", lanjut beliau. Tetiba inget lagi kata-kata pak trainer handal tersebut. Rasanya akhir akhir ini ada yang berubah dalam diri saya. Pertama, kalau belanja jadi lebih seneng ke pasar tradisional dan ke warung. Ini saya pikir disebabkan alasan nomer 1. Belajar. Sudah sebulan ini, hampir tiap hari kepasar. Beli sayur, ikan laut, ikan hidup, tahu, tempe, buah, pecel, beras merah, sapu, sendal, pecel, jilbab anak, lontong sayur, bahan-bahan kue, iga sapi, minyak goreng, mainan...huaaah ternyata pasar deket rumah saya lengkap euy. Ga kalah lengkap dari supermarket yang jaraknya hanya 1 km dari rumah. Supermarket favorit saya untuk cari beras merah, sayur organik, dan bahan makanan yang sebenarnya ada dipasar juga bahan makanan yang "aneh-aneh"...

Abang Tukang Sate nan Sholeh

"saateeee..." Sejak Ramadhan ini setiap malam sekitar jam setengah sepuluh gerobak sate itu rutin lewat depan rumahku, padahal hari-hari biasanya ga pernah ada tukang sate lewat. Dan tadi malam untuk pertama kalinya saya beli untuk bekal sahur. "saya jualannya shalat tarawih dulu, jadi agak malem kelilingnya sampai sahur nanti" kata abangnya. subhanallah masih ada tukang sate sholeh kaya gini, malu saya, karena saya sendiri belum tarawih, rencananya malah nanti jam 2 an... astaghfirullah...Allah menegur saya. semalaman saya memikirkan tukang sate itu, bagaimana dagangannya, apakah bisa laku banyak? sedangkan orang-orang mungkin kebanyakan sudah selesai makan malam sejak sebelum isya. semoga Allah membuka pintu rezeki terbaik untuk abang itu...  ahad malam syahdu hari ke sembilan Ramadhan 1433 H

First Flight (Kita Kecil Banget)

Ini pengalaman pertamaku naik pesawat..hehe norak ya... mudik pertama bareng my soulmate ke wonogiri, kampungku. Kalau kampung suami di gorontalo, jadi ke yang dekat dulu sambil kumpulin modal lagi. Sebenarnya ga berencana mudik, pertengahan ramadhan tiba-tiba pengen kesana karena ibuku sama abang juga kesana. Langsung cari-cari info tiket, ga minat sama sekali naik bus, karena pasti bakal macet banget. Pilihannya kereta atau pesawat. Telepon sana sini, eh udah kehabisan tiket sebelum lebaran, diputuskan berangkat ba'da lebaran, hunting lagi, eh malah dapet tiket pesawat yang lebih murah dari kereta, ya sudah langsung booking, pesawat Sriwi(tuut). Asiknya sekarang bus DAMRI yang ke bandara, tadinya di GIANT Bekasi, sekarang pindah ke sub terminal Kayuringin, alias deket banget sama rumah ku. Dapet pesawat jam 5 sore, dah berangkat dari Bekasi jam 2, hampir aja ketinggalan DAMRI, alhamdulillah pas banget bus mw keluar, becak kita sampai. Kalau naik bus DAMRI harus muter-muter dulu...

Raja Adil dan Raja Zalim

Image
Di suatu masa, ada dua kerajaan yang masing-masing di pimpin oleh dua raja dengan karakter berbeda. Satu raja yang adil dan satu lagi raja yang zalim. Suatu hari kedua raja itu berjalan-jalan menyusuri sungai, mereka melakukan perjalanan panjang, karena ingin sejenak menghirup dunia luar. Ditengah perjalanan mereka merasa lapar dan haus, namun kedua raja itu tidak membawa perbekalan, sehingga mereka berdoa di tepi sungai untuk mengharap makanan, dengan doa yang sama. "Ya Allah, kasihanilah hamba-Mu  ini, gerakkanlah ikan-ikan menepi ke sungai agar aku dapat mengambilnya dan memakannya" Setelah beberapa saat... "Alhamdulillah, terima kasih ya Allah Engkau telah mengabulkan do'aku" dan raja yang zalim itu pun memakan ikan sampai kenyang. Sedangkan raja yang adil belum juga mendapatkan ikan. Lalu malaikat bertanya: "Mengapa Engkau tidak mengabulkan permintaan raja yang adil?" "Setiap manusia, sebaik apapun dia pasti punya kesalahan, dan seburuk apapu...