Salah satu hobi ayah ku memang menanam, hobi yang tidak menurun pada anak-anaknya. Sehingga tak ada tanaman baru dirumah kami sejak kepergian ayah 4 tahun yang lalu, merawat yang telah ada pun masih malas-malasan terutama aku yang sering berada dirumah dan anak perempuan satu-satunya, duh maaf ya ayah. Walaupun jarang dirawat, tanaman ayah belum ada yang mati, bahkan kadang berbunga juga. Ayah memang termasuk seorang pekerja keras, kalau hari minggu yang merupakan satu-satu nya hari libur, beliau masih tidak bisa diam. Merapikan tumpukan kertas, mencuci motor, membersihkan debu-debu, atau merawat tanaman. Hobinya menanam ku lihat dari seringnya ayah memberhentikan tukang tanaman yang pas lewat depan rumah. Entah membeli pupuk atau mengganti tanah, atau membeli tanaman baru. Dan setelah membeli, ibu biasanya kesal karena harganya yang mahal karena ayah tidak menawarnya, hehehe dari dulu sampe sekarang sama ya, laki-laki itu tidak pandai berbelanja. Aku tak tahu kapan...