Posts

Skill Baru Anak-anak: Membuat Telur Dadar Sendiri (Isolasi Corona)

Dua pekan sudah anak-anak libur sekolah. Belajar di rumah pun sudah berjalan. Tidak ada kesulitan berarti dalam mendampingi mereka. Saya pun tidak memaksa harus selesai pada waktunya. Menunggu mood mereka agar belajar tetap menyenangkan. Salah satu tugas yang menarik adalah membuat telur dadar. Bagaimana anak-anak belajar bisa memecahkan telur, takaran garam, dan memasak dengan api. Keseruan anak-anak membuat telur dadar sudah direkam di video. Telur Lyan loncat :D Telur Lifa sukses Uniknya, setelah mereka mencoba pertama kali membuat telur sendiri, mereka jadi suka bikin telur dadar sendiri. Apakah ini memang salah satu bakat mereka? memasak? Bisa jadi, tetapi kalau masak telur semua harus bisa ya, karena salah satu basic life skill. ^^

Bye Bye Corona (Celoteh Lifa), Thank You Corona

Bye bye Corona, aku sudah rajin cuci tangan, jadi kamu tidak bisa nempel di tanganku. Bye bye Corona, aku sudah tidak suka menyentuh wajah, jadi kamu tidak bisa masuk ke tubuhku. Bye bye Corona, aku sudah rajin mandi, jadi kamu tidak ada lagi ditubuhku. Bye bye Corona, ayo segeralah kau hilang, agar aku bisa sekolah dan bermain lagi di luar. - tulisan ini terinspirasi dari kaka Lifa, tadinya saya ingin memberi judul Thank You Corona, tetapi Lifa langsung bilang "bye bye corona aja mi" "bye bye corona, aku sudah cuci tangan, jadi..." lanjut Lifa. Saya sudah mengerti maksud Lifa. Lalu saya lanjutkan kata-katanya, kemudian kami berdua berceloteh bersama. Sudah hampir dua pekan kami melakukan phisics distancing karena ada wabah Corona ini, Dua pekan di rumah saja, sekolah diliburkan. Ya kami berempat dirumah. Mati gaya? ngga juga si, karena kami masih bisa berkomunikasi dengan teman-teman lewat video call. Tetapi rasa kangen bertemu teman-teman sudah mulai ...

Tangkuban Perahu-Farm House Lembang One Day Trip

Image
Buat kamu yang ingin liburan singkat dapat banyak, bisa cobain ke Tangkuban Perahu lewat Subang, lanjut ke Lembang, pulang lewat Bandung. Naik gunung turun gunung ini namanya :D.  *Perjalanan Subang-Tangkuban Perahu Dari Bekasi kami naik kereta Kutojaya Utara jam 06.30 pagi, sampai Subang jam 08.00 pagi, hanya sejam saja gaess. Perjalanan dari Subang ke Tangkuban Perahu menyewa Grab, pakai layanan Grab Rental, jadi tarifnya itu dihitung bukan berdasar jarak, tetapi waktu. Kamu bisa membandingkan dahulu, tarif antara Grab Car dan Grab Rent, lebih murah yang mana. Karena kami ingin lanjut dari Tangkuban Perahu ke Lembang, kami coba pakai Grab Rent. Setelah dapat, kami ngobrol dulu dengan drivernya, enaknya gimana-gimana, mau tidak lanjut ke Lembang dsb, Alhamdulillah driver oke. Di Subang jangan lupa foto dulu di taman. Pas banget ini dilewati jalur ke Tangkuban. Kalau lewat Subang, pemandangan selama perjalanan menuju Tangkuban indah sekali, dan udaranya pun sejuk. ...

Sejenak Merayakan Cinta (Phiversary)

Image
Belum setengah perjalanan Namun jatuhkan saja jangkarnya Merapat sejenak ke dermaga Ya... Membersihkan kapal Merapikan kemudi Menegakkan tiang Menyiapkan bekal Menambal layar tergores Mendarat Lalu nyalakan api unggun Labuhkan rasa Genggam asa Sambil menatap bulan Bulan cinta - Maret 3.14.09 Membentang LayAr

Outbond Indoor Bekasi

Image
Bukan pertama kali anak-anak ke Happy Kiddy Giant ini, tempatnya luas, jenis permainannya pun beraneka ragam. Anak-anak hampir tak bosan bermain seharian. Tiket terjangkau, Rp. 50.000 harga weekday sudah termasuk 1 pendamping. Banyaknya jenis permainan, bagus sekali untuk melatih motorik anak. Apalagi orang tua turut menemani mengarahkan anak. Di masa sekarang yang sulit menemukan area outbond di tengah Kota Bekasi ini, Happy Kiddy bisa menjadi pilihan ayah bunda. Ada kolam bola, flying fox, climbing wall, trampolin, outbond track, spider web, perosotan besar, area kognitif, area profesi, mobil2an,  dan tempat meja makan bila ingin makan bekal. Happy Kiddy bisa untuk field trip sekolah atau ulang tahun dengan tawaran menarik, hanya 25.000/anak untuk minimal 21 anak dan 15.000/anak minimal 51 anak. Mata saya langsung berbinar ingin mengajak anak-anak murid TK saya kesini, karena lokasi yang dekat, orang tua pasti tertarik. Benar saja ketika saya infokan di grup WA orang ...

Melatih Motorik Anak dengan Gerakan Shalat

Image
Pernahkah kita melihat ada anak yang mudah tantrum, atau sulit untuk antri misal antri melompat, giliran menendang bola? Bila pernah, itu bisa jadi ada masalah pada motoriknya yang berdampak pada masalah emosinya. Mengapa bisa begitu? Seperti yang dikatakan Ibu Ani Ch, ketika perkembangan motorik anak bermasalah, anak menjadi tidak nyaman dengan tubuhnya, kemudian menjadi resah, cemas, dan marah. Seperti ada perasaaan kesal ketika anak tidak bisa melakukan gerakan yang di inginkan, bila hal ini kita biarkan akan mempengaruhi kestabilan emosinya sampai dewasa. Kita sebagai orang tua harus membantunya melewati masa-masa ini. Masa-masa tuntas motorik pada usia 8 tahun, batas usia tuntas motorik. Terapi sensorik motorik sebenarnya sederhana, yaitu rutin melakukan aktivitas fisik namun dengan sistem gerakan yang harus terstruktur, Di TK tempat saya mengajar, setiap hari Jumat ada praktek shalat. Ternyata untuk anak usia 4-5 tahun, melakukan gerakan shalat dengan sempurna adalah hal yang t...

Apakah Sensorik Motorik Anak Anda Normal?

Image
Bahasan motorik menjadi sangat menarik bagi saya setelah membaca buku Tuntas Motorik yang ditulis Ibu Ani Ch. Karena saya termasuk ibu yang cuek dengan motorik anak, sejak bayi, anak-anak saya minim stimulasi, saya beranggapan toh akan ada waktunya nanti mereka bisa duduk sendiri, berjalan sendiri, berbicara sendiri. Alhamdulillah mereka berkembang sesuai tahapan usia. Namun, ketika ada tiga anak murid PAUD di tempat saya mengajar mengalami speech delay, saya jadi merasa, sekarang, kasus anak speech delay atau sulit konsentrasi semakin banyak. Ternyata hal ini bisa jadi karena hal yang sederhana, motorik dan sensorik anak yang tidak tuntas. Ada tahapan motorik yang hilang atau terlewati oleh si anak yang tidak disadari orang tua. Misal meniup, merangkak, menyedot, mengunyah. sederhana bukan? Mengapa tidak disadari? Ini karena perkembangan jaman kehidupan kota. Sekarang sudah sedikit sekali lahan luas untuk anak-anak bermain. Area bermain semakin sempit dipenuhi gedung-gedung dan per...

Pengajian Parenting Abah Ihsan

Image
Menentukan prioritas dalam pengasuhan, itulah tema pengajian Abah Ihsan kali ini. Saya baru kali kedua mengikuti acara ini. Pengajian parenting ini khusus untuk alumni PSPA (Program Sekolah Pengasuhan Anak). Alumni PSPA Bekasi disebutnya Mom Yuk JOS Bekasi. JOS (Jadi Orangtua Shalih. Yuk jadi orang tua shalih, bila ingin anak-anak kita menjadi anak yang shalih.😊 Sesi awal disampaikan fiqh prioritas, yaitu bagaimana kaidah memilih dalam hukum agama, misal mendahulukan yang wajib dari yang sunnah, mendahulukan yang sunnah dari yang mubah. Abah mengambil referensi dari buku Yusuf Qardawi. Kemudian sesi selanjutnya dikaitkan dengan pengasuhan. Pada kejadian-kejadian sehari-hari. Misal dalam memilih sekolah, memilih kebutuhan anak, memilih kebutuhan suami. Kemudian lanjut dengan tanya jawab.  Menyusun Prioritas Pengasuhan Kenapa harus menyusun prioritas? Ada di surat Al-Insyirah:7, faidza faroghta fanshob wa ila robbika farghob, maka bila kamu telah selesai terhadap ...

Kalau Besok Kiamat, Mau Belanja Apa?

Image
Suatu pagi, anak-anak belum pada bangun, sambil nyapu dan suami lagi di depan laptop, terjadilah percakapan seperti ini. U: "Beb, aku ambil mobil ya? kredit gitu, syariah... Kan nanti bisa untuk dakwah, kalau temen2 butuh mobil" A: "Sekarang mah udah ga jaman punya mobil sayang kan udah banyak Grab" U: " Iya sih, tapi kan kalau perginya jauh, agak susah"  A: "Wah, benua Antartika suhunya 25 derajat, mencapai suhu tertinggi" U: "waduh 25 derajat?" A: "Iya ni berita di CNN" U: "Kiamat udah deket banget ya berarti" A: "Ga jadi kredit mobil deh, kalau besok kiamat percuma itu mobil hancur juga" Saya langsung hanyut dalam perenungan Hari Kiamat, masih terngiang bagaimana Allah dengan ringannya mengangkat mobil dan motor bertumpukan pada banjir Januari kemarin, hancur dalam beberapa menit saja. Kalau besok Kiamat, apa gunanya lagi beli mobil sekarang, apalagi dengan cara berhutang. Mungkin ma...

#3 Tahaddu Tahabbu

" Umi. Lifa punya hadits baru, tahaddu tahabbu, berilah hadiah maka saling mencintai" " Masya Allah makin sholihah anaknya umi, jadi kalau umi kasih hadiah ke kakak, umi memang tandanya cintaaa sama Lifa, hadiah itu rezeki lho kak dari Allah. Rezeki lewat orang yang kasih hadiah. Jadi kita kalau saling berbagi, kita akan saling menyayangi..." Pas banget ada undangan ulang tahun temannya tadi, kakak antusias untuk memberi hadiah  pada temannya. "Nah kak, kalau ada undangan ulang tahun gini, kita memberi hadiah ya kak, nanti Kayla sayang sama Lifa. Lifa ada ide ga mau kasih apa? Kira-kira yang Kayla suka apa ya di umurnya yang 8 tahun?" " Buku aja mi, atau tempat pensil, kan Kayla udah sekolah SD" " Boleh-boleh nanti kita beli bareng ya kadonya" #hari3 #gamelevel8 #tantangan10hari #kuliahbundasayang #cerdasfinansial @institutibuprofesional

#2 Buku Tabungan Atau Celengan?

Ada yang berbeda pada sistem tabungan siswa TK tempat saya mengajar kali ini. Sejak kami, tim guru baru dengan konsep baru gabung di TK, kami merubah sistem tabungan. Dari awalnya siswa menabung dalam bentuk buku tabungan, sekarang menjadi tabungan dalam bentuk celengan. Hal ini dilakukan karena otak anak TK masih konkrit, jadi kalau menabung pakai buku tabungan, yang menabung sbenarnya adalah orang tuanya, karena anak belum bisa membaca dan mengerti isi buku tabungan itu. Jika pakai celengan, anak lebih bisa memahami apa itu menabung, karena bisa melihat wujud uangnya, lebih konkrit, sesuai dengan perkembangan otaknya. Bila akan ada kegiatan outing class, anak-anak juga diajarkan menabung, mencicil uang, dengan memberi uang kepada Ibu Guru, setiap hari, atau beberapa hari sekali tergantung orang tua yang memberikan. Hal ini untuk mengajarkan juga pada anak bahwa bila kita menginginkan sesuatu kita harus berusaha. Karena Lifa dan Lyan sekolah di sini, mereka pun juga mempunyai cele...

#1 Pengantar Cerdas FInansial (Materi Baru)

Bismillah, yey materi baru... tentang rezeki, wah menarik sekali ya. Tantangannya adalah bagaimana memahamkan hakikat rezeki pada anak balita yang pola pikirnya masiiih sederhana. Tetapi sebenarnya lebih mudah karena mereka belum begitu faham nilai uang. Kalau saya pribadi, pemahaman rezeki pada anak-anak saya seiring dengan pembangkitan fitrah keimanan. Saya berulang-ulang bahwa rezeki berasal dari Allah, Allah yang  begitu baik memberi kita semua kesenangan. Rezeki menjadi bahan obrolan sehari-hari pada anak-anak saya. Dari bangun tidur saya suka tuntun mereka doa bangun tidur lanjut mengatakan, " Alhamdulillah anak umi bangun dalam keadaan sehat, bisa melihat, bisa mendengar...terima kasih ya Allah..." Saya selalu berusaha mengaitkan Allah dalam setiap rezeki yang mereka nikmati. Terkhusus, untuk kakak yang sebentar lagi berusia 7 tahun. Usia saat shalat sudah diperintahkan. Pentingnya shalat karena untuk bersyukur atas rezeki dari Allah, bisa menjadi motivasi baginya. ...

#5 Aku Suka Macam-macam Bahasa

Image
Minat terhadap bahasa mulai terlihat pada kakak Lifa. Aktifitas menonton salah satu yang disukainya. Kakak bisa betah menonton film yang bukan bahasa Indonesia. Pernah saya bertanya " kakak suka ya bahasa Inggris? emang kakak ngerti nonton film bahasa Inggris?" "ngga ngerti" jawabnya. 😁 Saya pun jadi suka mengambil kata-kata dari film kemudian saya beritahu kakak. Seperti hari ini, saya mencoba menonton film bahasa Jepang. "Arigato tu kak, denger ga? Arigato artinya terima kasih" "ooh...arigato, lucu ya" Sukanya akan  bahasa mebubat saya pun antusias mengenalkan beragai macam bahasa padanya. Terkadang karena suka nonton kartun Malaysia, kakak jadi suka berlogat Melayu, saya jadi suka mengoreksinya. "Jom..." "Ayoo gitu...kalau jom bahasa Malaysia..." . Agak keki juga mendengar kakak adik ngobrol pake bahasa Malaysia, kan kita berbahasa satu, bahasa Indonesia ya kak.💓 #hari5 #gamelevel7 #tantangan10hari ...

#7 Lyan Loncat Lompat

Kalau anak perempuan itu duduk manis jangan lompat-lompat terus... kayaknya dulu Oma punya anak ga ada yang loncat-loncat, naik-naik... aduuh ngeri ah Oma takut jatuh jangan naik-naik... Lyan kalau naik-naik di wall climbing aja, lompat-lompat di trampolin, jangan dikasur nanti rusak kasurnya... Begitulah berbagai komentar untuk adik Lyan. Entah kenapa seperti ,tak ada habis energinya dan lincah lompat sana, naik-naik, koprol, berguling. Lari....belajar sepeda roda dua pun ia cepat bisa. Sepertinya cocok bila diikuti les beladiri atau jenis olahraga lain😄 #hari7 #gamelevel7 #tantangan10hari #semuaanakadalahbintang #kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional

#3 Tak Bosannya Bermain Peran

Image
Mengenali emosi, membaca ekspresi wajah, membangun kedekatan emosional, menstimulasi kepekaan anak terhadap situasi sosial, itulah beberapa manfaat bermain peran atau role play menurut seorang psikolog. Terkadang suka kaget sendiri tiba-tiba si kakak nangis atau adek angis, eeh ga taunya mereka lagi main mamah-mamahan. Bermain peran memang tidak ada bosannya bagi mereka. Setiap hari pasti ada saja idenya. Kisah pangeran dan putri, kisah ibu dan anaknya, dan lain-lain. Kadang pakai bahasa Indonesia, kadang juga pakai bahasa Inggris, nadanya saja si yang di Inggris-Inggris kan :D. Walau seringnya mereka kompak bermain bersama, namun kadang juga bertengkar, berebutan peran. Adik yang maunya jadi mama, tetapi kakak yang merasa lebih besar lebih cocok jadi mama. Dari bermain peran Umi bisa melihat keunikan Lifa dan Lyan. Yang satu lebih kalem, yang satu lebih ekspresif. Yang satu suka memberi ide, yang satu ikut saja. Tentu masih banyak keunikan kalian yang belum terlihat. Mari lanjut b...

#6 Menghibur Umi yang sedang Sakit

Hari ini tumbang... badan greges. Batuk pilek melanda. Kakak dan adik menyadarinya, ada yang unik dari mereka berdua, yaitu cara menanggapi saya yang sedang sakit. Saya merasa lucu dan takjub, karena hampir semua yang mereka lihat, dengar, dari Umi Abinya hampir sama, tetapi mereka tumbuh dengan karakter yang berbeda. Tumbuh dengan cara berbicara yang berbeda, bersikap pun berbeda. Padahal pendidikan yang mereka dapat hampir sama. Memang ya Allah telah menginstall pada tiap diri anak itu berbeda, membawa tabiatnya masing-masing. "Umi, cepet sembuh yaa, nanti Lyan pijitin umi, umi jangan sakit..." kata Lyan sambil mencium pipi saya dan tangannya mijit-mijit punggung yang hampir tak disadari saya karena tangannya yang kecil. "Umi kenapa si sakit?" tanya adik Lyan. "Mungkin kecapean dek..." jawab saya. "Nanti Lyan bantuin deh ya, bantu ngepel" sahutnya. Saya hanya tersenyum dan ucapkan terima kasih sudah perhatian. "Umi, minum donk madunya...

#10 Lyan Suka Bersenandung

9 November 2019, hari ini, tanggal merah. Ternyata hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Saat yang paling tepat untuk menceritakan sosok Nabi Muhammad. Yaitu dengan lagu singkat dan easy listening. "Umiii mana mic nya?" Lyan termasuk yang suka melagukan sesuatu, suka ngarang sendiri lagunya. Suka bernyanyi kalau lagi iseng sendiri. Pernah di depan teras sambil nunggu saya bersiap-siap mengantar ke sekolah, dia nyanyi sekeras-kerasnya sendiri, sampai terdengar kedalam, apalagi diluar😂. Suka menghibur ya dek.... #hari10 #gamelevel7 #tantangan10hari #semuaanakadalahbintang #kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional

#4 Kakak Suka Mewarnai (Suka Rapi dan Indah ya kakak)

Image
Kakak suka sekali mewarnai, ia sekarang sudah tahu kalau mewarnainya penuh ga ada putih-putihnya itu bagus. Seperti gambar pada sprai tempat tidur, gambar pada buku, gambar pada karpet, warnanya rapih dan tidak keluar garis, juga rapat. Kakak berkali-kali mengatakan "umi, Lifa sekarang rapi kan mewarnainya..." "alhamdulillah kakak sekarang udah penuh ya, trus ga keluar garis, gimana cakep kan kalau begitu..." #hari4 #gamelevel7 #tantangan10hari #semuaanakadalahbintang #kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional

#8 Be Confidence Be Fun Pizza Hut

Image
Hari ini Lyan mengikuti agenda outing class dari sekolah ke Pizza Hut bersama guru dan teman-temannya, Umi ga ikut. Sehari sebelumnya saya sudah men-brainstorming Lyan, kalau nanti jangan malu-malu, bila ditanya jawab, misal namanya siapa? jawab Lyan sambil senyum. Lalu kalau tantenya bilang siapa yang bisa ini... Lyan tunjuk tangan ya, sayaaa, gitu. Lyan antusias sekali ikut acara ini. Sehingga proses bangun sampai berangkat tak ada drama sama sekali. Lyan diantar mama Nia, tetangga sebelah. Dengan semangat ia memanggil sendiri mama Nia kerumahnya "Mama Niaaaa, anterin dede..." teriaknya. "eeh assalamu'alaykum dulu dong sayang..." kata saya sambil pingin ketawa. Saya hanya bisa memantau dari grup WA sekolah. Dikirimi fotonya. Dan ternyata dapat cerita dari ibu gurunya, kalau Lyan ketika di Pizza Hut paling aktif, disuruh tunjuk tangan dia selalu yang duluan, padahal gurunya ingin teman yang lain yang maju. Sambil tertawa-tawa bu Sarah bercerita tentang sem...

#9 Tabarruj ala Lyan

Image
Hari ini abigan pulang, sepekan lamanya Lyan tidak bertemu abi, karena tugas pramuka di Bogor. Pagi itu saya bilang " ayyoo mandi yuk, abi kan udah dijalan mau pulang...biar nanti kalau di cium abi, wangiii" "yeees abi pulang, ayo mi mandi" kata Lyan sambil mengangkat keuda tangannya minta dibuka bajunya. "Lyan mau mandi sendiri..." "okeee, umi bisa ngepel deh, makasi ya udah bantuin umi mandi sendiri" Sementara saya ngepel, setelah selesai mandi. dia kekamar dan pilih baju sendiri, ketika keluar kamar sudah rapih dengan jilbab dan bandonya. "umii, Lyan cantik ga?" "alhamdulillah cantiik dan sholehah" Sudah sekian kali Lyan berdandan sesukanya, yaa kadang serasi ya seringnya tabrak sana sini😆. Setiap habis mandi  biasanya saya hanya kasih clue, kalau main keluar harus pakai baju panjang, celana panjang ya, kalau dirumah boleh yang pendek-pendek. Dan mereka saya bebaskan berkreasi memadu padankan baju. Kala...