Posts

Hampir jadi A-neh

tanggal 15 kemarin saya kolokium, kolokium artinya seminar kalau di jurusan lain, kayaknya cuma matematika saja yang menggunakan istilah-istilah aneh, SIG 1 = seminar usulan penelitian, SIG 2 = seminar kemajuan tugas akhir, SIG 2 ga semua jurusan ada, dan sepertinya lagi hanya di matematika, jurusan lain dari SIG 1 langsung seminar TA, kemudian setelah SIG 2 lalu kolokium atau ujian tugas akhir....dan belum selesai, terakhir dari rangkaian ini adalah sidang atau ujian mata kuliah, yang di uji dua mata kuliah, satu mata kuliah peminatan kita, satu lagi mata kuliah wajib yang nilainya jelek..hihi pasti dosennya bingung milihnya nanti saking banyaknya yang jelek nilainya. hal-hal menarik mulai terjadi ketika proses kolokium. tepatnya si aneh...bukan menarik. pertama tentang jadwal kolokium..saya termasuk yang paling awal kolokium karena hari terakhirnya tanggal 21, dan saya 15 nya, padahal baru SIG 2 tanggal 4, sedangkan skripsi harus jadi H-5 kolokium, karena akan dipelajari dahulu oleh ...

berhentilah "membuang sampah" ke muka orang lain

Apa yang terjadi jika ada seseorang yang membuang sampah tepat di muka kita? reaksi dari setiap orang mungkin akan berbeda-beda. Ada yang langsung membalas melempar sampahnya, ada yang menangis karena tidak bisa membalas, ada yang bengong karena tak percaya, bahkan mungkin ada yang tersenyum saja. Terkadang kita tak menyadari bahwa kita telah melempar sampah kita ke muka orang lain. Sampah kepunyaan kita sendiri. Kisah singkat berikut ini saya ambil dari milist tetapi karena emailnya hilang jadi saya tulis kembali sesuai dengan yang saya ingat dengan penambahan yang insya Allah tidak mengurangi makna dari kisah tersebut. Kisah ini adalah pengalaman dari teman saya.   "Suatu pagi, saya ingin berangkat kerja dengan menggunakan taksi. Tidak sulit untuk mendapatkan taksi di daerah ibu kota, sehingga tidak perlu menunggu lama untuk bisa berada dalam kendaraan umum yang nyaman seperti taksi. so far so good jalanan jakarta. Namun tiba-tiba entah bagaimana detailnya taksi saya serasa ad...

Beli 2 Gratis 1, Mubadzir atau Sedekah?

Tak jauh dari rumah saya tak jauh dari Tol Bekasi Barat ada supermarket baru kita sebut aja supermarket 'H' dan sudah teruji murah, bahkan lebih murah dari supermarket 'G', 'HP', atau 'C' yang telah dikenal murah juga. Yang menjadi ciri kas 'H' ini adalah banyaknya produk promo beli 2 gratis 1, bahkan beli 1 gratis 1, tapi lebih sering yang beli 2 gratis 1. Sehingga 'H' ini menjadi tempat favorit masyarakat sekitar untuk berbelanja bulanan, termasuk saya. dan memang selisih harga jika dibandingkan dengan minimarket 'A' atau 'I' bisa sampai 2000 rupiah. bayangkan saja jika ada 5 barang yang selisih 2000, kita berarti bisa hemat 10000, hehe anak matematika perhitungan banget. Yang membuat saya terpana lagi, harga roti merk 'Sari Roti' yang dijual lebih murah 1000 rupiah dari harga yang telah di bandrol pada kemasan. karena kalau beli di minimarket kan harganya sesuai bandrol. Waktu itu saya beli sabun pencuci piring...

Opera XXI Bersama Ibunya

Saat itu sekitar bulan Juni, saat film Ketika Cinta Bertasbih sedang ramai. Sayangnya suamiku sedang tidak di Indonesia, beliau ke Arizona sejak akhir Mei kemarin dan pulang lagi sekitar akhir Juli. Ternyata berat juga dua   bualn menikah kemudian harus ditinggal jauh, padahal sebelum menikah aku tenang-tenang saja ketika diberitahu akan ditinggal dua bulan nantinya, tetapi kangen juga, sedih juga, hehe. Namun aku berfikir tentang temanku yang bahkan ditinggal 6 bulan sampai satu tahun oleh suaminya untuk sekolah diluar negeri, masa sih dua bulan saja tidak sabar. Alhamdulillah dua bulan itu komunikasi tidak putus, sehingga kami masih bisa bermesraan lewat telpon, sms, atau blog, maklum masih pengantin baru.   Ya semoga saja kemesraan itu selalu hadir agar kuncup cinta itu selalu mekar, cihuy. Film Ketika Cinta Bertasbih cukup ramai dibicarakan dan mendapat respon baik dari masyarakat terutama umat muslim di Indonesia. Namun ya sayangnya, aku tidak bisa menontonnya bersama su...

Pengantin Ja Go (Jawa Gorontalo)

“ko kamu ga bales sms ku siy” pulang kantor dah bersungut-sungut. “yah afwan beib hp ku dikamar ga kedengeran,emang kenapa?” “kita diundang pak Suharso syukuran jadi menteri di hotel Nikko yang deket bundaran HI, abis maghrib kita kerumah ‘udang’ ” “pak menteri perumahan rakyat itu ya…sodaramu juga ya… eh btw minta jatah rumah rakyat ja sama dia beib…” “sst udah ah ayo siap siap dah jam 5” Hmm… ternyata suamiku punya banyak saudara pejabat, termasuk Fadel Muhammad dan Rahmad Gobel direktur Panasonic. Kata suami, yang kenal pejabat-pejabat Gorontalo itu almarhum kakeknya, deket sama pak Habibie, waktu kakeknya meninggal pak Habibie datang, dan memang termasuk tokoh di masyarakat Gorontalo. Sampai juga di hotel Nikko, suasana Jakarta jum’at malam tak bedanya saat pagi, siang, sore, macet dimana-mana. Masuk Lobby trus isi tamu undangan. Keluarga Nento, keluarga suamiku. Nento, Muhammad, Habibie, Gobel itu disebut nama ‘fam’, ya seperti marga gitu, tapi bukan juga. Kalau fam nama kel...