Posts

Coba Cobi Skyworld TMII

Image
Travelling di bulan "ber ber" gini, September, Oktober, November, Desember, memang bikin maju mundur cantik. Kesempatan maju ada, tapi khawatir kehujanan di tengah asyiknya liburan sambil bopong anak dua bikin mundur. Kalau ke gunung, curah hujan lebih tinggi, mau ke laut, gelombang dan angin juga besar. Hmm rekreasi dalam kota saja. TMII 😂. Rencananya ke PPIPTEK, Taman Burung, Museum Transportasi. Namun ketika lewat Skyworld, ehm wahana baru ini. Oke, kita akan jadi saksi sejarah awal-awal berdirinya wahana ini 😆. Skyworld menyajikan rekreasi antariksa, wahana edukasi dan rekreasi atraktif-interaktif. Selain bisa belajar sains dalam dunia astronomi, kita juga dihibur dengan 5D space ride simulator, waterplay, playground outdoor dan indoor yang banyak pilihannya. Skyworld seperti menawarkan konsep "all in" or "one stop activity". Fasilitas cukup lengkap seperti musholla, toilet, foodcourt, sehingga kita tidak perlu keluar area wa...

Planetarium dan Bis Tingkat

Image
Sejak didirikan tahun 1964, dan saya lahir tahun 1986. Ini baru pertama kali berkunjung ke Planetarium, tahun 2016. Setelah 30 tahun. Maka anak saya masih lebih baik ya, sudah kesini pada usia 3 tahun. Walaupun saat besar nanti ia akan lupa peristiwa ini. :D Sepertinya, wisata edukasi ini lebih cocok untuk usia 5 tahun ke atas. Karena lifa berhasil takut dan duduk menghadap dada ayahnya selama pertunjukkan astronomi. Adiknya pun berhasil tidur di dekapan saya. Padahal seru sekali. Didalam Teater Bintang, kita diajak duduk di kursi yang bisa direbahkan sehingga bisa merasakan indahnya pemandangan langit malam hari yang bertabur bintang. Juga ditunjukkan macam-macam rasi bintang serta planet-planet. Teropong bintang hanya bisa di buka untuk umum setelah maghrib. Kami tidak sempat ikut kesana. Setelah dari Planetarium, kami ke kantor Pramuka, kantor tempat hobi dan kerja ayahnya. Hanya sebentar disini. Kemudian naik bajaj ke halte Monas untuk naik bis city tour transjakarta. Bila ingin...

Keliling Santai Ragunan Zoo

Image
Assalamu'alaykum... Abi layen lagi libur sehari, lyan udah agak mendingan dari demam kemarin, kaka dan umi selalu semangat😁. Oke cuss ragunan. Eh ketemu temen SMA si arin... Banyak yang bingung mw mulai keliling dari kandang mana dan trus kemana. Ini ada tips dari kami: - Mulai lah dari naik KERETA keliling, tepatnya kayak odong-odong gitu. Kita akan diajak keliling ragunan. - Lalu ikuti aja track kereta tadi untuk kelilingnya. Ya kalau udah pada gede si bisa sewa sepeda. Bagi kita yang berbatita, apalah arti sepeda. Stroller is the best, bisa buat naro anak, tas, dan printilan printilan bocah. - Weekdays enak sepi pengunjung, tapi sepi wahana. Ga bisa naik kuda, foto sama hewan, karena adanya saat weekend. Ayo kapan kita kemana, yang penting sama kamuuu. Salam dari ibu singa _Agustus 2016_

Bolu Pisang Panggang Mocaf (non gluten)

Image
Udah lama ga beli tepung mocaf, pas bun meili jualan lagi, merk pardes apa ya, lupa euy (males ke dapur liat kemasan :D). Langsung pesen 2 kg harganya 14rb/kg. Apa itu tepung mocaf? googling aja ya bu ibu hehe. Yang jelas dia terbuat dari singkong, non gluten, lebih bersahabat di pencernaan dari pada tepung terigu yang bergluten, dan kita juga dapat turut memakmurkan petani singkong. Tepung mocaf biasanya dipakai sebagai alternatif bagi orang yang punya alergi pada gluten, juga dipakai untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Sebenarnya saya tidak ada masalah pada pencernaan atau alergi gluten, hanya ingin makan kue tanpa rasa bersalah :D Resepnya diambil dari JTT tinggal mengganti tepung terigu dengan mocaf. Hasilnya enak, pisangnya saya pakai raja buluh sebanyak 4 buah. Kata anakku lifa (almost 3y) enak, abu lifa juga bilang enak. Selamat mencoba yaa

Keracunan Daun Talas

Image
Pagi tadi ada abang jualan buntil keliling, tumben, kayaknya baru deh ini, pakai motor, langsung ingatan saya menerawang ke-20 tahun yang lalu, saat abang buntil lewat dengan suara yang khas "buntiililililil" sambil memangku bakul buntil diatas kepalanya. Mama suka beli. "Baang,beli" Ceritanya ingin bernostalgia, dan mau tes apakah cita rasanya masih seenak dulu. Eh ternyata buntilnya dari daun talas, makin penasaran deh, karena dulu pakainya daun singkong atau daun pepaya. Enak, tapi kurang eksotis rasa,komposisi, dan penampilannya, ga ada kelapa dan sudah dibungkus plastik. Tak seperti dulu yang buntelannya masih di ikat dan tersusun rapi dibakul, dalam tiap buntil ada kelapa dan rasa rempah yang kuat. Ah, sudah sudah nostalgianya :D. Setelah habis satu buntil, ada rasa seperti ditusuk-tusuk di tenggorokan, rasa terbakar. Ternyata saya keracunaaaaan. Tanaman talas bisa membuat gatal, getahnya. Don't panic. Langsung deh nenggak minyak zaitun setengah botol....